lirik
Selamat datang di Forum Lirik
|
Nou pe simpatie: carmenitza
 | Femeie 24 ani Ialomita cauta Barbat 24 - 48 ani |
|
|
lirikInregistrareLoginPozeNu sunteti logat. Lista Forumurilor Pe Tematici
|
| #1 |
|
|
1. Mengapa Tiada Maaf (Jawaban) 2. Pulau Seribu 3. Teringat Slalu 4. Mimpi Sedih
|
|
| |
|
| #2 |
|
|
Mengapa Tiada Maaf (Jawaban)
jangan lagi kau minta padaku memaafkan dirimu mengapa setiap aku maafkan dikau buat lagi salah yang baru
walaupun kuingin kembali tapi apalah dayaku ku telah memilih penggantimu waktu kau tinggalkan aku sendiri
mengapa... tiada maaf bagimu mengapa dikau bertanya mengapa... tiada maaf bagimu waktu yang lalu ku s'lalu maafkan
doakan agar aku bahagia walau tidak denganmu tak pernah kudendam kepadamu walaupun tiada maaf bagimu
mengapa... kau tanyakan lagi salahmu kepadaku meskipun aku ingin kembali tetapi kini apakah dayaku
janganlah marah padaku dan akupun demikian mengapa tiada maaf bagimu akupun tak tau
tak pernah kudendam kepadamu walaupun tiada maaf bagimu
|
|
| |
|
| #3 |
|
|
Pulau Seribu
waktu terang bulan ku pergi berlayar pergi menuju pulau seribu...
* pulau indah permai dengan pemandangan nyiur melambai di sepanjang pantai
ayo kawan semua pergi ke sana pulau seribu memikat hati... sungguh indah...
angin sepoi-sepoi perahu berlayar menuju pantai pulau seribu...
|
|
| |
|
| #4 |
|
|
Teringat Selalu
teringat pada suatu waktu ku berjalan-jalan di muka rumahmu.. rasa berdebar dalam hatiku ingin lekas lalu
* sekilas nampaklah engkau dibalik pintu... tersenyum dikau menusuk hatimu
apa daya sejak saat itu nurani terganggu di setiap waktu teringat selalu pada senyummu ingin kubertemu...
|
|
| |
|
| #5 |
|
|
Mimpi Sedih
di malam sepi aku bermimpi mimpi yang sedih sekali...
kau akan pergi tinggalkan diriku aku menangis tersedu...
diriku tak pernah lepas dari penderitaan... impian kini terjadi
kau pergi setelah aku serahkan kasih suci itulah nasib diriku
angin meniup membisikkan kata
yang sangat menusuk hati...
angin meniup membelai rambutku yang terurai tak berseri lagi
diriku tak pernah lepas dari penderitaan... impian kini terjadi
kau pergi setelah aku serahkan kasih suci itulah nasib diriku
diriku tak pernah lepas dari penderitaan... impian kini terjadi
kau pergi setelah aku serahkan kasih suci itulah nasib diriku...
|
|
| |
|