Simpatie.ro - matrimoniale
lirik
Selamat datang di Forum Lirik
Nou pe simpatie:
carmenitza
Femeie
24 ani
Ialomita
cauta Barbat
24 - 48 ani
lirikInregistrareLoginPozeNu sunteti logat. Lista Forumurilor Pe Tematici
lirik / Lokal /

Tetty Kadi

Pagini: 1 Moderat de pengamen
#1
pengamen
Moderator
Postari: 224
1. Mengapa Tiada Maaf (Jawaban)
2. Pulau Seribu
3. Teringat Slalu
4. Mimpi Sedih


 
   
#2
pengamen
Moderator
Postari: 224
Mengapa Tiada Maaf (Jawaban)

jangan lagi kau minta
padaku
memaafkan dirimu
mengapa setiap aku
maafkan
dikau buat lagi
salah yang baru

walaupun kuingin kembali
tapi apalah dayaku
ku telah memilih
penggantimu
waktu kau tinggalkan
aku sendiri

mengapa...
tiada maaf bagimu
mengapa dikau bertanya
mengapa...
tiada maaf bagimu
waktu yang lalu
ku s'lalu maafkan

doakan agar aku bahagia
walau tidak denganmu
tak pernah kudendam
kepadamu
walaupun tiada maaf
bagimu

mengapa...
kau tanyakan lagi
salahmu kepadaku
meskipun aku ingin kembali
tetapi kini apakah dayaku

janganlah marah padaku
dan akupun demikian
mengapa tiada maaf bagimu
akupun tak tau

tak pernah kudendam
kepadamu
walaupun tiada maaf
bagimu


 
   
#3
pengamen
Moderator
Postari: 224
Pulau Seribu

waktu terang bulan
ku pergi berlayar
pergi menuju
pulau seribu...

*
pulau indah permai
dengan pemandangan
nyiur melambai
di sepanjang pantai

ayo kawan semua
pergi ke sana
pulau seribu memikat
hati...
sungguh indah...

angin sepoi-sepoi
perahu berlayar
menuju pantai
pulau seribu...


 
   
#4
pengamen
Moderator
Postari: 224
Teringat Selalu

teringat pada suatu
waktu
ku berjalan-jalan
di muka rumahmu..
rasa berdebar
dalam hatiku
ingin lekas lalu

*
sekilas nampaklah
engkau dibalik
pintu...
tersenyum dikau
menusuk hatimu

apa daya
sejak saat itu
nurani terganggu
di setiap waktu
teringat selalu
pada senyummu
ingin kubertemu...


 
   
#5
pengamen
Moderator
Postari: 224
Mimpi Sedih

di malam sepi
aku bermimpi
mimpi yang sedih sekali...

kau akan pergi
tinggalkan diriku
aku menangis tersedu...

diriku tak pernah
lepas dari penderitaan...
impian kini terjadi

kau pergi setelah
aku serahkan kasih suci
itulah nasib diriku

angin meniup
membisikkan kata

yang sangat menusuk
hati...

angin meniup
membelai rambutku
yang terurai
tak berseri lagi

diriku tak pernah
lepas dari penderitaan...
impian kini terjadi

kau pergi setelah
aku serahkan kasih suci
itulah nasib diriku

diriku tak pernah
lepas dari penderitaan...
impian kini terjadi

kau pergi setelah
aku serahkan kasih suci
itulah nasib diriku...


 
   
Pagini: 1  
Mergi la